Pencuri kotak amal masjid
Tiga hari yang lalu ada kejadian yang bikin saya sedikit mengernyitkan dahi dan tersenyum berusaha memahami kejadian ini dengan sudut pandang yang sedikit 'bijaksana'.
Kejadiannya adalah raibnya uang dalam kotak infaq di masjid Nurul Huda yang ada di komplek perumahan tempat saya tinggal. Kotak infaq ini posisinya menempel ditembok dan tidak mungkin untuk dibawa lari, makanya si maling menjebol kunci kotak infaq. Masjid Nurul Huda jaraknya kurang lebih seratus meter dari tempat saya tinggal. Dan Insya Allah saya selalu menyempatkan untuk sholat berjamaah lima waktu disini.
Pada saat hari H saya melaksanakan sholat dhuhur berjamaah dan saya tidak melihat ada yang salah dengan kotak infaq. Setelah sholat saya pergi ke warnet. Siang itu hujan sangat lebat dan saya sholat ashar di masjid dekat warnet. Kemudian sebelum sholat magrib saya pulang kerumah dan berangkat ke masjid Nurul Huda. kebetulan saya berangkat agak sedikit awal, karena sehabis hujan kondisi masjid agak basah dan kotor terkena percikan air. Saya ambil sapu dan mulai membersihkan genangan air dilantai. Pada saat menyapu saya menemukan uang pecahan logam tercecer dilantai dekat kotak amal, sungguh saya tidak menaruh curiga sama sekali kenapa ada uang logam sampai tercecer dilantai. Sampai datang seorang jemaah tetangga saya dan memberi tahu bahwa kunci kotak amal rusak.
Masya Allah, saya kaget dan langsung membuka kotak amal yang sudah bisa dipastikan isinya raib. Dan memang betul raib. Mungkin kejadiannya pada saat hujan lebat antara waktu dhuhur dan ashar. Saat itu jemaah yang lain mulai berdatangan dan proses sholat magrib pun agak sedikit terganggu karena kita membicarakan raibnya uang dalam kotak amal.
Saya berpikir dalam hati, dari sekian banyak tempat kenapa si maling ini nekat malah mencuri di masjid. Tempat suci yang dijadikan oleh umat muslim untuk menyembah Robb semesta alam. Dzat yang telah menciptakan hidup dan kehidupan.
Namanya juga maling mas, ga akan liat-liat tempat. Asal ada kesempatan ya sikat aja, begitu kira-kira jawaban dalam hati saya. Si pelaku pastilah belum menyadari bahwa Maha Melihat adalah salah satu sifat dari Allah. Bahwa Allah mengetahui bahkan yang tersembunyi didalam hati kita.
Allah ... Dzat yang Maha Bijaksana, Maha Pengasih dan Penyayang.
Saya berusaha memahami bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ijin dari Allah. Tidak ada satu kematian pun yang terjadi tanpa ijin dan kasih sayang Allah. Tidak ada satu daun pun yang jatuh dimalam hari tanpa sepengetahuan Allah. Pasti ada hikmah dibalik semua kejadian tapi kadang kita tidak bisa memahaminya.
Mudah-mudahan lain kali si pelaku datang ke masjid bukan untuk mencuri lagi tapi untuk melaksanakan sholat dan beribadah kepada Allah. Bertaubat atas apa yang pernah dia perbuat karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun bagi hamba-hambaNya yang bertaubat. Dan kita manusia adalah tempat segala salah dan dosa.
Ya Allah, berikanlah kami ampunan, rahmat dan cintaMu.
Sesungguhnya tanpa ampunan, rahmat dan cintaMu kami adalah orang-orang yang merugi.
Komentar {3}
Mereka *pencuri* menganggap tempat yang paling berbahaya (bagi dosa) adalah tenpat yang paling aman. mungkin agak susah juga untuk memprotek sebuah masjid, karena sifat masjid adalah sosial, dan umum, dimana semua orang bebas mengakses, tetapi ketika kebebasan itu disalah artikan ya begitulah jadinya.
Moga kelak mereka yang mencuri akan sadar diri dan kembali ke masjid dalam sujud dan doa.
Prihatin ...
Saya sering mendengar cerita seperti ini ...
Hanya berfikir ... kok tega-teganya ya ...
Ah entahlah ...
(maksudku tuh .. kalo mau mencuri tuh mbok ya mencuri yang lain ... jangan kotak amal di Masjid ...)
(saya menggeleng-geleng kepala ...)(gumun ...)
Salam kenal lagi ...