Orang-orang yang didoakan Malaikat

Kategori Religi | Komentar (5) 29 Mei 2008 / 23 Jumada Al-awwal 1429 Hijr

Allah SWT  berfirman, “Sebenarnya (malaikat - malaikat itu) adalah hamba-hamba  yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan  mereka mengerjakan perintah - perintah-Nya. Allah mengetahui segala  sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan *mereka  tidak memberikan syafa’at melainkan kepada orang - orang yang diridhai  Allah*, dan mereka selalu berhati - hati karena takut kepada-Nya” (QS  Al Anbiyaa’ 26-28).

Berikut adalah orang - orang yang didoakan oleh  para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci,  maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan  bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan  karena tidur dalam keadaan suci’” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh  Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2.Orang yang duduk menunggu shalat.
Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu  shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan  mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (Shahih  Muslim no. 469)

3.Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat.
  Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah)dari Barra’ bin ‘Azib ra., bahwa  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya  bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf  terdepan” hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani
dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf).
Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al  Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,  “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang -  orang yang menyambung shaf - shaf” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh  Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim  waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, ” karena  barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia  akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah,bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu  diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia  melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat)  berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’” (Al Musnad no. 8106,  Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.
  Imam Ahmad meriwayatkan dari AbuHurairah ra., bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat (  yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari  hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap  tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan  malaikat yang ditugaskan pada siang hari(hingga shalat ‘ashar) naik (ke  langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal,  lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan  hambaku ?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang  melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang  melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat” (AlMusnad  no.9140,hadits inidishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., bahwasannya  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang  dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang  akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil  baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah  kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun  mendapatkan apa yang ia dapatkan’” (Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak (berderma).
Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,bahwa  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya  seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah  satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang  yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah,hancurkanlah harta orang  yang pelit’” (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang makan sahur.
Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayatkan dari Abdullah bin  Umar ra., bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para  malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan sahur” (hadits  ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat  Tarhiib I/519)

11. Orang yang menjenguk orang sakit.
Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah  Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali  Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat  kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam  kapan saja hingga shubuh” (Al Musnad no.754, Syaikh Ahmad Syakir  berkomentar, “Sanadnya shahih”)

12. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Keutamaan seorang alim (berilmu) atas seorang  ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah  diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut  yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada  orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (dishahihkan oleh  Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

( Maraji’ : Disarikan dari Buku Orang - orang yang Didoakan Malaikat,   Syaikh Fadhl Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir,Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005 )

Komentar {5}

1
abbahatun | 01 Mei 2008
amien ..
2
andy ponco | 05 Mei 2008
bagus banget tulisannya
3
aftri | 13 Mei 2009
amiiiiiiin...

dah lama ndak maen kesini..
tulisannya bagus2 mas killy.. ^^
4
hasna | 13 Mei 2009
wahh..doakan aku yaa..supaya termasuk orang2 di atas. aamiin.
5
n | 10 Mei 2009
subhana allah..

Tulis Komentar

Nama
Nama (harus diisi).
Url
Url (optional).
Komentar
Karakter tersisa Komentar (harus diisi, maksimal 1000 karakter).
Anti Spam
security code
Anti spam (harus diisi).