Repetitive Strain Injury

Kategori Kesehatan | Komentar (10) 06 Juni 2008 / 2 Jumada Al-Thani 1429 Hijr

Beberapa hari yang lalu saya berbicara dengan klien saya dari Inggris, kemudian klien saya ini bertanya seperti ini :

Will:
different subject....
Do you ever get a pain in your shoulder from using the mouse on your computer ?
My right shoulder is really hurting today all day.

Saya rasa banyak dari kita para pengguna 'akut' komputer mempunyai pertanyaan dan pengalaman yang sama dengan klien saya ini. Termasuk juga saya sendiri. Sering rasanya mengalamin sakit yang sangat pada pergelangan tangan kanan atau pada bahu kanan karena efek dari penggunaan mouse.
Dan banyak lagi efek-efek yang lain hasil dari penggunaan komputer ini, seperti gangguan pada mata serta gangguan muskuloskeletal.

Gangguan yang dialami klien saya dan sering saya rasakan pula adalah masuk dalam kategori gangguan muskuloskeletal. Gangguan ini ditimbulkan akibat penggunaan komputer mulai dari kelemahan otot dan tendon atau nyeri leher dan punggung sampai dengan trauma yang kumulatif. Trauma kumulatif ini berhubungan dengan terdapatnya gerakan yang berulang secara terus menerus untuk  waktu yang lama yang disebut sebagai Repetitive Strain Injury (RSI).

Penyebab gangguan musculoskeletal ini antara lain postur tubuh yang tidak sesuai terjadi terus menerus saat menggunakan komputer, penyokongan punggung yang tidak sesuai, duduk dengan posisi yang sama dengan jangka waktu yang lama dan desain ergonomik yang buruk.

Gejala yang ditimbulkan oleh  Repetitive Strain Injury antara lain :   

           
  1. Kesesakan, ketidaknyamanan, kekakuan, kesakitan atau terbakar ditangan, pergelangan tangan, jari-jari, lengan bawah dan siku.
  2.        
  3. Perasaan geli, kedinginan atau mati rasa pada tangan.
  4.        
  5. Kekakuan atau kehilangan kekuatan dan koordinasi tangan.
  6.        
  7. Nyeri yang menyebabkan terbangun dimalam hari.
  8.        
  9. Memiliki keinginan untuk memijat tangan, pergelangan tangan dan lengan.
  10.        
  11. Nyeri punggung, bahu atau leher yang berhubungan dengan penggunaan komputer.
  12.    

Repetitive Strain Injury ini dapat dicegah atau diminimalisir dengan memperbaiki posisi kerja kita. Seperti misalnya memperhatikan jarak monitor dari wajah, keyboard dan mouse yang sejajar supaya kita tidak perlu mengangkat siku, posisi duduk dan lainnya. Buatlah posisi kerja kita senyaman mungkin untuk menghindari terkena Repetitive Strain Injury.

Mari kita berolahraga, jangan terlalu banyak duduk :)

Komentar {10}

1
mayday | 06 Juni 2008
lah ...
oom kill ndiri...
aku gak pernah tau suka olah raga...
padahal..depan rumah ada lap volleynya....
hehehehehe
2
Donny Verdian | 08 Juni 2008
Wah Mas, kalau saya ngakalinya pake mouse pad yang ada bantalannya itu.
Trus usahakan duduk di depan komputer se-rileks mungkin.
Dan berolahraga? Betul itu, sangat betul!
3
wachyu | 09 Juni 2008
tul yang penteng olahraga....
4
iman brotoseno | 10 Juni 2008
nggak coba Neu Rheumacyl Nuero...??
* promosi
5
Yudha | 12 Juni 2008
Hemmm ...
Klo Saya sih terbiasa untuk selalu berjalan2 setelah duduk selama antara 1 - 1.5 jam.
jalan2 2 - 5 menit cukup lah.

Olah raga ? ... ya ya ... klo developer sih cuman problem di waktu
maksudnya emang waktu-nya gak ada deadline :))
6
tintin | 13 Juni 2008
yup .. olahraga penting .. apalagi yag sering duduk kerjanya ..
yuk olahraga yuuukk ..??
7
domba garut! | 15 Juni 2008
Wah sama nih - hanya kalau saya sih pusing2 gitu deh, emang harus berenti dan exercise kalo kelamaan. Kalau dah mulai iritasi gitu biasanya keluar kantor.. duduk2 di pantai nonton samudra atlantik 5-10 menit jalan2 dipasir nyeker.. dahilang deh iritasinya.
8
erly | 16 Juni 2008
Topik ini lagi hot2nya di eropa 2 tahun lalu. Sampe disebar bersamaan dengan brosur2 sekolahan supaya mahasiswa hati2 kalo lagi belajar katanya :)
9
pink | 28 Juni 2008
helo, salam kenal nih.... ga ngomen postingan dulu yah...
10
poetra | 30 Juni 2008
Lha, itu paragraf terakhirnya itu loh yang nendang.. Hihihi

Tulis Komentar

Nama
Nama (harus diisi).
Url
Url (optional).
Komentar
Karakter tersisa Komentar (harus diisi, maksimal 1000 karakter).
Anti Spam
security code
Anti spam (harus diisi).