Pencarian Adam : Bagian 2
Melanjutkan tulisan saya tentang pencarian dimanakah manusia pertama Adam diturunkan. Adalah Professor Spencer Wells, ilmuan berusia 37 tahun yang memimpin dan mengembangan penelitian tentang pemetaan ""DNA"" dengan nama Genographic Project. Proyek ini merupakan hasil kerjasama antara National Geographic Society dengan IBM dengan tujuan mengumpulkan jutaan sample "DNA" dan membuat bank genetik dari seluruh dunia. Untuk kemudian memetakan perjalanan migrasi (genetik) manusia sejak jaman Adam.
Proyek ini berpusat di Washingtonnya, D. C dan terdapat sepuluh pusat penelitian Genographic Project di dunia yang menerima contoh darah dari jutaan orang yang juga terbuka untuk umum. Contoh-contoh "DNA" diprioritaskan pada penduduk asli suatu negara atau benua. Seperti suku Navajo di Amerika, Aborigin dan suku-suku asli di benua Asia.
Di Asia salah satu yang diambil contoh "DNA"-nya adalah Battur Giliran yang merupakan keturunan langsung dari Genghis Khan. Professor Wells juga mengumpulkan contoh "DNA" dari prajurit-prajurit mongolia dari abad ketiga belas. Selama perang dan ekspansi prajurit-prajurit mongolia tersebut menyebarkan gen mereka melalui perkawinan langsung atau tidak langsung. Dan menurut hasil penelitian enam belas juta orang saat ini memiliki mutasi genetik langsung dari Genghis Khan.

Di Amerika penelitian dilakukan pada suku Navajo yang kemudian hasil penelitian menunjukan asal-usul mereka adalah dari Siberia.

Sementara pada suku Aborigin pemetaan "DNA" menunjukaan nenek moyang mereka berasal dari Afrika.

Demikian, penelitian ini dilakukan selama lima tahun dan berhasil mengumpulkan jutaan contoh "DNA". Singkat cerita, hasil penelitian dan pemetaan "DNA" ini semakin menyempit dan mengarah kepada satu titik asal yaitu Benua Afrika.
Ini yang agak sulit saya ceritakan karena kebetulan saya menyaksikan acara di
National Geographic Channel dengan judul
Search For Adam. Dimana hasil penelitian ini mengarah pada suku
Hadzabe di Tunisia, Afrika Selatan. Kalo anda kebetulan
menyaksikan acara yang sama, sungguh suatu pemandangan yang luar biasa. Alam
disana masih sangat indah, dengan padang rumput dan danau-danau yang
mengelilingi serta pohon-pohon yang rindang. Kalo boleh saya katakan, alam
disana seperti gambaran surga. Sungguh sangat indah.
Kemudian yang luar
biasa dalam suku Hadzabe disana karakter dan wajah orang-orangnya menggambarkan
karakter orang-orang sekarang yang menyebar diseluruh dunia. Ada yang mirip
orang cina, india...luar biasa. Seolah-olah suku Hadzabe ini adalah miniatur
dunia. Sayang saya tidak berhasil mendapatkan gambar alam dan suku Hadzabe
persis seperti saat saya menyaksikan tayangan dari National Geographic Channel. Bahasa yang mereka
gunakan pun masih sangat sederhana, yang menurut penelitian ini adalah awal mula
bahasa yang dipakai oleh Adam. Cara mereka hidup dan berburu juga masih
sangat primitif.

Genographic Project menyimpulkan bahwa hasil pemetaan "DNA" menyatakan bahwa asal-usul manusia adalah dari seorang laki-laki yang hidup di Benua Afrika 60.000 tahun yang lalu. Laki-laki tersebut dipercaya sebagai Adam. Adam Scientist.
Genographic Project juga melakukan olah gambar digital tentang wajah Adam melalui pendekatan wajah-wajah orang di suku Hadzabe serta contoh-contoh tulang tengkorak dari orang-orang jaman dulu. Hasil dari olah gambar digital ini jelas sangat berbeda jauh dengan lukisan Michelangelo Buonarroti dengan judul : "The Creation of Adam".



Gambar Adam Scientist hasil olah gambar digital menurut hasil penelitian Genographic Project. Dan gambar dibawah adalah peta awal perjalanan atau penyebaran manusia.


Komentar {11}
Dengan ilmu pengetahuanlah kita bisa melihat, menilai sebuah teori dan melakukan pendekatan pada kebenaran. Bukan begitu dean? CMIIW ;)
:)) bisa aja lo dik. Alhamdulillah baik. Gimana ayam-ayam lo? pada flu brung ga?
btw bang, kalo eksplanasi dari GC ini masuk akal untuk aku, daripada sekedar teori evolusi yang asal njeplak itu... hehe...